sistem pendukung keputusan dan badan intelijen

tema dari blog ini adalah “sistem pendukung keputusan dan badan intelijen”. dalam blog ini saya akan sedikit membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan sistem pendukung keputusan dan badan intelijen.
sistem pendukung keputusan (SPK) atau decision support systems (DSS) merupakan bagian dari sistem informasi berbasis komputer yang digunkana untuk membantu dalam pengambilan suatu keputusan. sistem ini mempunyai beberapa tujuan, antara lain:
1. membantu menyelesaikan masalah
2. mendukung manajer dalam mengambil keputusan
3. meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan.

    untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, maka SPK harus melalui beberapa tahapan di bawah ini:
    1. definisi masalah
    2. pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
    3. pengolahan data menjadi informasi, baik dalam bentuk laporan grafik maupun tuliasan
    4. menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam presentase)

      sistem pendukung keputusan sudah banyak dimanfaatkan dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemerintahan, badan intelijen, dll. sehubungan dengan tema blog ini. saya akan sedikit membahas pemanfaatan SPK dalam bidang intelijen. sebelum melangkah jauh, terlebih dahulu saya akan sedikit memperkenalkan tentang badan intelijen.
      intelijen (intelligence) merupakan informasi yang dihargai atas ketepatan waktu dan relevansinya, bukan detail dan keakuratannya. berbeda dengan data yang berupa informasi yang akurat atau fakta yang merupakan informasi yang telah diferivikasi. informasi dalam intelijen biasanya mengenai rencana, keputusan, dan kegiatan suatu pihak yang penting untuk ditindak lanjuti atau dianggap berharga dipandang dari sudut pandang organisasi pengumpul intelijen. pada dinas intelijen dan dinas terkait lainnya, intelijen merupakan data aktif ditambah dengan proses dan hasil pengumpulan dan analisa yang terbentuk oleh jaringan yang kohesif.
      intelijen pada dasarnya bersifat mengumpulkan informasi. namun pada perkembangannya tidak hanya mengumpulkan informasi, tetapi juga sejauh mana menyelesaikan setiap ancaman yang dilakukan secara efektif, rahasia, dan langsung menuju sasarannya yang dikenal dengan operasi intelijen/operasi klandestin.proses intelijen mempunya dua kepentingan, yaitu:
      1. operasi taktis, operasi yang dilakukan untuk mendukung operasi-operasi taktis yang dilakukan dalam jangka waktu dan kegiatan tertentu, umumnya dilakukan oleh angkatan bersenjata
      2. operasi strategis, operasi yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data infromasi dan kegiatan-kegiatan untuk kepentingan strategis, umumnya dilakukan dalam jangka waktu yang panjang

        lalu, dimana letak hubungan antara sistem pendukung keputusan dengan badan intelijen??!
        *to be continued—

        sumber: d.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan, id.wikipedia.org/wiki/Badan_Intelijen_Negara

        1. No trackbacks yet.

        Leave a Reply

        Fill in your details below or click an icon to log in:

        WordPress.com Logo

        You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

        Twitter picture

        You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

        Facebook photo

        You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

        Google+ photo

        You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

        Connecting to %s

        %d bloggers like this: